Sabtu, 09 Januari 2016

Struktur Organisasi Hotel Kecil

Struktur Organisasi Hotel Kecil



1.CorporateOwner:komisaris/pemilik.
2.
General Manager
General Manager Hotel dibutuhkan pengalaman yang sangat banyak terutama di bidang perhotelan. Manajer Hotel (perhotelan) adalah orang yang mengelola operasional sehari-hari dalam manajemen hotel. Hotel besar selalu memiliki tim untuk manajemen, dimana setiap anggota tim berkonsentrasi pada daerah kepentingan tertentu.
Manajer Hotel bertanggung jawab atas operasi yang efisien dan menguntungkan bagi perusahaan mereka. General Manajer Hotel bertugas mengontrol keuangan, rumah tangga, kualitas pelayanan dan makanan, dekorasi dan interior serta pembentukan norma-norma yang harus diikuti oleh staf sambil memberikan layanan mereka kepada para tamu, dll. Sedangkan, tugas dari Asisten Manajer adalah untuk mengawasi operasional sehari-hari dari departemen. hotel besar memiliki Manajer Residen untuk menyelesaikan masalah sepanjang waktu. Di sini para manajer departemen yang berbeda diawasi oleh manajemen puncak.
Tugas Seorang Manager Hotel :
  1. Mengatur dan meneliti pemesanan, penerimaan, pelayanan kamar, dan kegiatan pengurus/pelayan hotel
  2. Mengawasi persiapan keamanan, kebun dan pemeliharaan barang-barang
  3. Merencanakan dan mengawasi bar/tempat minum, restauran, dan tempat/ruangan untuk konferensi
  4. Mengamati minuman keras, permainan dan peraturan hukum yang terkait dengannya
  5. Menilai dan memeriksa kepuasan tam
  6. Memeriksa pembukuan dan kegiatan pembelian
  7. Menetapkan pembuatan anggaran.
  8. Mengawasi pemilihan, pelatihan dan pengawasan terhadap staf
  9. Memastikan terpenuhinya standar K3 sesuai dengan peraturan perundang-undangan
  10. Menyediakan informasi wisata lokal dan mengatur trasportasi untuk kunjungan/wisata kepada tamu

3.Executive manager : sekretaris direktur utama yang menagatur semua jadwal kegiatan/acara.

4.Sales& marketing : bagian yang bertugas memasarkan hotel tersebut agar dikenal banykan orang sehingga akan banyak tamu yang akan menginap dihotel tesebut,dan dharapkan dengan dilakukannya pemasaran yaitu agar tamu mau datang kembali ke hotel tersebut.

5. Duty manager : seseorang yang ditugaskan oleh perusahaan untuk menjadi manager dan sebagai perwakilan pada perusahaan pada saat jam perkantoran sudah selesai serta sebagai penganti manajemen atau manager yang tidak melakukan tugas pada jam kantor.

 6. Hotel Account : yang bertanggung jawab mengendalikan segala operasional keuangan yang ada didalam hotel.

7.F & B manager : merupakan penghasilan utama atau penghasilan lainnya sebagian besar hotel yang menggantungkan dari penjualan makanan dan minuman.bagian ini memiliki tugas
dan tanggung jawab membuat,menyiapkan, dan menyajikan makan dan minuman yang ad didalam hotel kepada tamu.

8.Chief engineer: memiliki tugas dan tanggung jawab melakukan perbaikan- perbaikan jika ada suatu kerusakan serta perawatan baik itu interior maupuneksterior. Seperti contohnya, mengecat, memperbaiki kerusakan listrik danlain-lain.

9.Room divition manager: yang bertugas mempersiapkan kamar.

10. personal manager: yang memiliki tugas dan tanggung jawab melakukan perencanaan, pengawasan, dan berperan serta dalam perekrutan karyawan , serta membantu dalam pengarahan program pelatihan bagi karyawan dalam suatu hotel.Demikianlah department-departemen yang ada dalam hotel untuk menunjang pengoperasionalan hotel.

11.Front office manager: tempat yang paling depan yang ada di dalam suatu hotel yang bertugas mengurusi regristrasi tamu sebelum menginap di dalam hotel,memesan kamar dan juga check out.

Jumat, 08 Januari 2016

Pengertian, Tujuan, Struktur, Ciri Umum, dan Ciri kebahasaan Teks Prosedur Kompleks Dan Teks Prosedur Sederhana

Pengertian, Tujuan, Struktur, Ciri Umum, dan Ciri kebahasaan Teks Prosedur Kompleks

TEKS PROSEDUR KOMPLEKS
Pengertian Teks Prosedur Kompleks
 Terdapat beberapa pengertian, diantaranya 
  • Jenis Teks yang berisi langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan yang diinginkan dan terdapat penjelasan/keterangan yang menjadikan langkah tersebut kompleks.
  • Jenis Teks yang berisi langkah-langkah yang harus ditempuh yang panjang dan berjenjang bahkan disertai sublangkah untuk mencapai tujuan.
Tujuan Teks Prosedur Kompleks
Teks Prosedur Kompleks bertujuan untuk mendapatkan hasil akhir yang ingin dicapai
Struktur Teks Prosedur Kompleks
  1. Tujuan : Berisi tujuan dari pembuatan teks atau hasil akhir yang ingin dicapai (dapat berupa judul)
  2. Langkah-Langkah : Cara yang ditempuh agar tujuan atau hasil akhir dapat dicapai (tidak bisa diubah urutannya)
Terdapat struktur lain, yaitu :
  1. Judul
  2. Tujuan
  3. Langkah
  4. Sublangkah
Dan struktur jika terdapat bahan&alat
  1. Judul
  2. Pendahuluan
  3. Bahan/alat
  4. Langkah-Langkah
Ciri Umum Teks Prosedur Kompleks
  • Berisikan langkah-langkah
  • Disusun secara informatif
  • Dijelaskan secara mendetail
  • Bersifat objektif
  • Langkah berkelanjutan dengan penjelasan
  • Menggunakan syarat/pilihan
  • Bersifat universal
  • Bersifat aktual dan akurat
  • Bersifat logis
Ciri Kebahasaan Teks Prosedur Kompleks
  • Terdapat kalimat imperatif : kalimat yang mengandung perintah
  • Terdapat kalimat deklaratif : kalimat yang berisi pernyataan
  • Terdapat kalimat introgatif : kalimat yang berisi pertanyaan
  • Terdapat bilangan urutan : angka yang menunjukkan urutan
  • Partisipan manusia secara umum : semua manusia yang ikut serta dalam teks tersebut
  • Verbal material : Verba atau kata kerja yang mengacu pada tindakan fisik
  • Verba tingkah laku : Verba yang mengacu pada sikap yang dinyatakan dengan ungkapan verbal (bukan sikap mental yang tampak)
  • Konjungsi Temporal : Konjungsi yang mengacu pada urutan waktu sekaligus menjadi sarana kohesi teks
  • Menggunakan kata baku
  • Menggunakan konjungsi syarat

     Contoh Teks Prosedur Kompleks 

     Cara Mematikan Komputer

    Setelah selesai digunakan, komputer haruslah dimatikan agar tidak menyala terus. Sama seperti prosedur menyalakan komputer, cara mematikan komputer juga memerluan prosedur agar komputer tidak cepat mengalami kerusakan. Ikuti langkah-langkah yang benar dibawah ini:
  • Tutup semua program atau aplikasi yang sedang aktif
  • Klik tombol “Start” dengan mouse pada menu Dekstop
  • Klik menu “Turn Off Computer”
  • Pada kotak dialog “Turn Off Computer”, klik tombol “Turn Off”
  • Diamkan beberapa saat hingga komputer padam.
  • Tekan tombol OFF pada monitor untuk memadamkan monitor
  • Cabut kabel listrik dari jala-jala listrik
  • Tutup dengan penutup



    Perbedaan antara Teks Prosedur sederhana dengan Teks Prosedur Kompleks

    Teks prosedur sederhana umumnya berisi langkah2 perkejaan sejara mudah dan sederhan sedangkan prosedur kompleks lebih lengkap dan rumit
     
Teks prosedur sederhana adalah suatu teks prosedur yang dijalankan untuk melakukan suatu kegiatan hanya dengan sedikit tahapan yang urutannya bisa diubah-ubah atau bahka tahapannya tidak tersedia.
 
             Teks prosedur kompleks adalah suatu teks prosedur yang terdiri atas banyak langkah yang setiap     langkahnya berjenjang pada sublangkah dan urutan langkah-langkahnya teratur dan tidak dapat diubah-ubah sehingga mudah dipahami oleh pembaca.

Pengertian Teks Prosedur Sederhana
teks yang berisi langkah-langkah atau tahap-tahap yang sistematis untuk mencapai suatu tujuan. Mengapa disebut kompleks? Karena keterangan yang ada pada setiap langkah yang menjadikan teks tersebut kompleks. Ada prosedur yang dapat ditempuh dengan hanya dua atau tiga langkah, prosedur tersebut disebut prosedur sederhana seperti cara mengoperasikan setrika listrik.

Kamis, 19 November 2015

Leptospirosis, Penyakit Melalui Air Kencing Tikus

I. Apa Itu Lestospirosis
Leptospirosis sesungguhnya tergolong penyakit hewan yang bisa menjangkiti manusia juga, atau disebut zoonosis.
Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira berbentuk spiral yang menyerang hewan dan manusia dan dapat hidup di air tawar selama lebih kurang 1 bulan. Tetapi dalam air laut, selokan dan air kemih yang tidak diencerkan akan cepat mati.
II. Sumber Penularan
Hewan yang menjadi sumber penularan adalah tikus (rodent), babi, kambing, domba, kuda, anjing, kucing, serangga, burung, kelelawar, tupai dan landak. Sedangkan penularan langsung dari manusia ke manusia jarang terjadi.
III. Cara Penularan
Manusia terinfeksi leptospira melalui kontak dengan air, tanah atau tanaman yang telah dikotori oleh air seni hewan yang menderita leptospirosis. Bakteri masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir (mukosa) mata, hidung, kulit yang lecet atau atau makanan yang terkontaminasi oleh urine hewan terinfeksi leptospira. Masa inkubasi selama 4 - 19 hari.
IV. Gejala Klinis
1. Stadium Pertama
  • Demam menggigil
  • Sakit kepala
  • Malaise
  • Muntah
  • Konjungtivitis
  • Rasa nyeri otot betis dan punggung
  • Gejala-gejala diatas akan tampak antara 4-9 hari
  • Gejala yang Kharakteristik
  • Konjungtivitis tanpa disertai eksudat serous/porulen (kemerahan pada mata)
  • Rasa nyeri pada otot-otot
2. Stadium Kedua
  • Terbentuk anti bodi di dalam tubuh penderita
  • Gejala yang timbul lebih bervariasi dibandingkan dengan stadium pertama
  • Apabila demam dengan gejala-gejala lain timbul kemungkinan akan terjadi meningitis.
    Stadium ini terjadi biasanya antara minggu kedua dan keempat.
V. Komplikasi Leptospirosis

  • Pada hati : kekuningan yang terjadi pada hari ke 4 dan ke 6
  • Pada ginjal : gagal ginjal yang dapat menyebabkan kematian.
  • Pada jantung : berdebar tidak teratur, jantung membengkak dan gagal jantung yang dapat mengikabatkan kematian mendadak.
  • Pada paru-paru : batuk darah, nyeri dada, sesak nafas.
  • Perdarahan karena adanya kerusakan pembuluh darah dari saluran pernafasan, saluran pencernaan, ginjal, saluran genitalia, dan mata (konjungtiva).
  • Pada kehamilan : keguguran, prematur, bayi lahir cacat dan lahir mati.
V. Pencegahan

  • Membiasakan diri dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  • Menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus.
  • Mencucui tangan dengan sabun sebelum makan.
  • Mencucui tangan, kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah bekerja di sawah/ kebun/sampah/tanah/selokan dan tempat-tempat yang tercemar lainnya.
  • Melindungi pekerja yang berisiko tinggi terhadap leptospirosis (petugas kebersihan, petani, petugas pemotong hewan, dan lain-lain) dengan menggunakan sepatu bot dan sarung tangan.
  • Menjaga kebersihan lingkungan
  • Membersihkan tempat-tempat air dan kolam renang.
  • Menghindari adanya tikus di dalam rumah/gedung.
  • Menghindari pencemaran oleh tikus.
  • Melakukan desinfeksi terhadap tempat-tempat tertentu yang tercemar oleh tikus
  • Meningkatkan penangkapan tikus.
VI. Pengobatan
Pengobatan dini sangat menolong karena bakteri Leptospira mudah mati dengan antibiotik yang banyak di jumpai di pasar seperti Penicillin dan turunannya (Amoxylline) Streptomycine, Tetracycline, Erithtromycine.
Bila terjadi komplikasi angka lematian dapat mencapai 20%, segera berobat ke dokter terdekat.
VII. Kewaspadan oleh Kader / Masyarakat.
Bila kader / masyarakat dengan gejala-gejala diatas segera membawa ke Puskesmas / UPK terdekat untuk mendapat pengobatan
VIII. Sistem Kewaspadaan Dini
Analisa data penderita Leptospirosis yang dilaporkan oleh Rumah Sakit (SARS) ke Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta
IX. Penanggulangan KLB
Penanggulangan KLB dilakukan pada daerah yang penderita Leptospirosis cenderung meningkat (per jam/hari/minggu/bulan) dengan pengambulan darah bagi penderita dengan gejala demam, sekitar 20 rumah dari kasus indeks.
Angka kematian akibat leptospirosis tergolong tinggi, mencapai 2,5 sampai 16,45 persen atau rata-rata 7,1 persen. Bahkan pada penderita berusia di atas 50 tahun, risiko kematian lebih besar, bisa mencapai 56 persen. Pada penderita yang sudah mengalami kerusakan hati yang ditandai selaput mata berwarna kuning, risiko kematian akibat leptospirosis lebih tinggi lagi.
Untuk itu, lakukan pencegahan sedini mungkin. Antara lain dengan menjaga kebersihan lingkungan. Tempat-tempat yang kemungkinan bisa dijadikan tempat bersarangnya tikus, segera dibersihkan agar tak ada tempat sedikitpun untuk berkembangbiaknya bakteri leptospira yang mematikan.

Senin, 16 November 2015

Pengertian laporan Observasi

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi
 Teks laporan hasil observasi adalah teks laporan yang memuat klasifikasi mengenai jenis sesuatu berdasarkan kriteria.
Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi
 melaporkan hasil observasi secara sistematis dan objektif berupa hasil pengamatan untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis.
Ciri Umum Teks Laporan Hasil Observasi
  1.  Bersifat objektif dan tidak memihak
  2.  Harus ditulis berdasarkan fakta yang terjadi pada saat pengamatan.
  3. Tidak mengandung hal-hal yang bersifat menyimpang,dugaan-dugaan yang tidak tepat atau pemihakan terhadap sesuatu
  4. Ditulis secara lengkap dan sempurna
  5. Sifatnya universal dan global
Ciri Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi
  1. Adanya frasa/kelompok kata
  2. Adanya konjungsi dan,tetapi
  3. Kalimat simplek ( kalimat yang terdiri dari satu verba)
  4. Kalimat kompleks (kalimat yang terdiri dari dua atau lebih verba)
  5. Kata kerja/ verba
  6. Kata benda/ nomina
  7. Menggunakan berbagai istilah
  8. Persamaan kata/ sinonim
  9. Lawan kata/ antonim
Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
  1. Definisi Umum = Pembukaan berisi pengertian akan sesuatu yang dibahas
  2. Definisi Bagian = Berisi ide pookok dari setiap paragraf/penjelasan rinci
  3. Definisi Manfaat = Manfaat dari sesuatu yang dilaporkan
  4. Penutup = Bagian rincian akhir
Struktur lainnya
  1. Pernyataan umum/klasifikasi = Berisikan pernyataan umum atau gambaran global mengenai apa yang akan dibahas dalam teks tersebut
  2. Anggota/aspek yang dilaporkan = Berisi rincian atau gambaran khusus mengenai objek yang dibahas
Laporan Hasil Observasi akan dikatakan idel jika :
  • Memiliki struktur teks yang lengkap.
  • Memanfaatkan konjungsi atau kata penghubung yang tepat.
  • Pengelompokkan kata dilakukan berdasarkan kriteria tertentu.
  • Memfungsikan kelompok kata dan jenis kata sesuai keperluan.

KAIDAH TEKS OBSERVASI:
1. Bersifat global dan universal
2. Merupakan hasil penelitian terkini
3. Menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar
4. Objek yang dibicarakan atau yang menjadi pembahasan adalah objek tunggal
5. Tidak ada penutup dari pengarang
 
 
Contoh : Teks Laporan Hasil Observasi
Jenis – Jenis Minuman
Minuman adalah segala sesuatu yang dapat di konsumsi dan dapat menghilangkan rasa haus, biasanya berbentuk cair. Minuman dapat dibedakan berdasarkan khasiatnya sebagai obat atau tidak, penggunaan pewarna, dan produksi yang menghasilkan minuman tersebut.
Minuman ada yang berkhasiat bagi tubuh, ada juga yang hanya sebagai penghilang rasa haus. Minuman yang berkhasiat bagi tubuh dapat dibuat sendiri, bisa dibuat dari sayuran dan buah- buahan yang diblender dan menghasilkan jus. Jus banyak mengandung vitamin dan serat yang baik untuk kesehatan, dan bermanfaat bagi daya tahan tubuh. Minuman yang hanya menghilangkan rasa haus juga banyak beredar, seperti air putih dalam kemasan yang diminum dalam keadaan haus atau minuman kemasan  yang tidak mengandung vitamin dan serat.
Minuman banyak warnanya, pewarna yang digunakan ada yang alami ada juga yang buatan. Pewarna alami adalah pewarna yang mengandalkan bahan – bahan yang tersedia di alam, seperti kunyit yang menghasilkan warna kuning. Biasanya digunakan untuk minuman yang berkhasiat bagi tubuh, contohnya digunakan pada jamu. Pewarna buatan adalah pewarna yang terbuat dari bahan kimia ataupun bahan alami yang diproses secara kimiawi, seperti pewarna tartrazin yang menghasilkan warna kuning. Biasanya digunakan untuk minuman yang diproduksi secara massal di pabrik, contohnya minuman – minuman yang dijual di supermarket.

Minuman yang beredar, ada yang diproduksi secara massal di pabrik ada juga yang dibuat di industri rumahan. Minuman produksi pabrik jika dilihat dari tampilannya, kemasan yang digunakan lebih menarik, terdapat nama pabrik dan kode produksinya, terdapat tanggal kadaluarsa, dan terdapat bar kode untuk penjualan di supermarket. Sedangkan minuman produksi rumahan, kemasan yang digunakan sederhana, tidak ada bar kode yang digunakan untuk penjualan di supermarket, dan jarang mencantumkan tanggal kadaluarsa pada kemasannya.
 

Rabu, 11 November 2015

Format Factory

http://downloads.ziddu.com/download/25078484/FFSetup3.3.5.0.rar.html

Internet Download Manager (IDM)


http://downloads.ziddu.com/download/25078443/idman623build21.exe.html

Laporan Keuangan Neraca, Rugi Laba dan Perubahan Modal Perusahaan Dagang

Laporan Keuangan Neraca, Rugi Laba dan Perubahan Modal Perusahaan Dagang

Baiklah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tetang laporan Keuangan Perusahaan Dagang sebagai contoh. Sama seperti perusahaan Jasa, laporan keuangan akan kita tampilkan dalam tiga jenis laporan yaitu masing-masing :
  1. Neraca
  2. Laporan Rugi Laba
  3. Laporan Perubahan Modal
Dan artikel ini adalah kelanjutan dari siklus akuntansi perusahaan Dagang Mitra Mart Pak Jono.
Sebagaimana kita ketahui bahwa sebelum proses pembuatan laporan keuangan, adalah proses pengerjaan neraca lajur. Dan Neraca Lajur Mitra Mart telah kita selesaikan dalam artikel Neraca Lajur Perusahaan Dagang.
Dalam neraca lajur tersebut, pada bagian Kanan ada dua jenis informasi yaitu Neraca dan Rugi Laba. Proses pembuatan Laporan keuangan ini adalah sebenarnya hanyalah memindahkan neraca lajur tersebut ke dalam format laporan keuangan seperti neraca dan rugi laba. Cuma yang membedakan, dalam neraca lajur, informasi yang di hasilkan masih kurang detail yang mana Rugi Laba usaha tidak terbaca dengan baik walau hasilnya sudah kita ketahui.
Jadi untuk menyempurnakan laporan tersebut, kita tinggal memasukkannya dalam format laporan keuangan yang benar dan akan tampak seperti berikut :

Laporan Keuangan Neraca, Rugi Laba dan Perubahan Modal Perusahaan Dagang

Laporan Rugi Laba

Contoh Laporan Rugi Laba Perusahaan Dagang
Laporan Rugi Laba Perusahaan Dagang

Neraca

Contoh Neraca Perusahaan Dagang
Neraca Perusahaan Dagang

Laporan Perubahan Modal

Contoh Laporan Perubahan Modal
Laporan Perubahan Modal
Dari laporan keuangan di atas di peroleh informasi yang jelas tentang Posisi keuangan, Rugi Laba dan Total Biaya serta modal. Namun saya mengganti laporan Perubahan Modal Menjadi Laporan Perubahan Rugi Laba karena laporan ini bersifat bulanan. Laporan ini untuk pemakaian ekternal saya sebagai pengelola keuangan. Tampilannya sebagai berikut.
Contoh Laporan Perubahan Rugi Laba
Laporan Perubahan Rugi Laba
Sehingga pada saat Penutupan (Jurnal Penutup) maka transaksi Jurnal untuk menutup Rugi Laba Adalah :
  • (D) Rugi Laba Lalu Berjalan Rp. 136.470.000
  • (K) Rugi Laba Bulan Lalu Rp. 136.470.000
Sehingga perkiraan / akun modal tidak terjadi perubahan namun neraca akhir bulan akan tampil seperti berikut :
Contoh Neraca Akhir Perusahaan Dagang
Neraca Akhir Perusahaan Dagang
Barulah pada saat akhir tahun 31 Desember, Rugi Laba akan di tutup dengan jurnal :
  • (D) Rugi Laba Bulan Lalu
  • (K) Modal Usaha
Mudah-mudahan artikel Laporan Keuangan Neraca, Rugi Laba dan Perubahan Modal Perusahaan Dagang ini bisa di mengerti dan jika ada yang kurang jelas silahkan untuk di tanyakan. Secara Lengkap akan kami sajikan dalam artikel Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang !